Thursday, October 2, 2008
MATI ANGIN
wah tahu ya kenapa gue ........ kok mati idr....ya istilah bekennya mati angin dalam dunia tulis menulis..........mau ada apa ya ????
Sunday, September 28, 2008
ISACC SECRET part 2
Kunci apa sajakah yang Ishak gunakan sehingga bisa survive dan berhasil ditengah masa krisis ?
Jawabannya adalah :
Kejadian 26:1-6
Ishak PATUH terhadap perintah TUHAN, sekalipun secara manusia, Ishak melihat hal tersebut melawan arus besar dari dunia ini [ini adalah kunci yang pertama]. Setiap pemimpin di zaman itu tahu bahwa Mesir memiliki lembah sungai Nil yang sangat subur dan menghasilkan persediaan bahan makanan yang melimpah. Akan tetapi TUHAN melarang Ishak pergi kesana, TUHAN memerintahkan Ishak untuk pergi ke GERAR. Sebuah tempat yang sebenarnya jika menuju ke Mesir tingal beberapa jam saja. Dalam hal ini Ishak patuh kepada perintah TUHAN. Merenungkan hal ini apakah kita berani untuk tetap patuh kepada TUHAN sekalipun perintahnya membuat kita menjadi orang yang minoritas di bumi ini. Banyak tokoh yang berhasil ketika mereka mengambil langkah untuk taat sekalipun, banyak orang menganggap diri mereka aneh, karena berbeda sendiri. Ada Nuh, ada Abraham, dll. Sebuah ilustrasi hampir dua dekade yang lalu ada seorang pengusaha mendapatkan ide yang briliant, dan mulai disampaikan kepada para koleganya, akan tetapi dia menjadi bahan tertawaan ketika ide menjual air yang dikemas dengan higienis itu disampaikan. Tetapi pengusaha ini tidak memperdulikan olok-olokan teman-temannya, dia tetap melangkah dengan idenya, dan beberapa tahun kemudian muculah sebuah merk yang saat ini merajai dunia minuman dalam kemasan "AQUA". Saat ini ide pengusaha tersebut terbukti menjadi salah satu ide briliant di abad 20 hingga sekarang masuk abad 21. Aqua menjadi sebuah trade mark yang sangat utama saat ini, bahkan banyak ivestor kelas dunia berlomba untuk mendapatkan penyertaan permodalan di perusahaan tersebut.
Kejadian 26:7-11
Ishak berusaha menjaga kerukunan dalam rumah tangganya [ini adalah kunci yang ke dua]. Jika kita membaca ayat-ayat diatas, kita bisa melihat bahwa hampir saja Ishak membuat tanah yang akan diberkati menjadi kena hukuman; Hal tersebut dikarenakan Ishak tidak berani mengakui Ribka sebagai istrinya. Disisi lain sekalipun Ishak tidak berani mengakui Ribka sebagai istrinya di depan orang Filistin, Ishak tetap menjaga kemesraan dengan istrinya, disana dituliskan Ishak dan Ribka bercumbu-cumbuan. JIka kita merenungkan ayat 7 - 11 kita akan mendapati bagai mana TUHAN menghendaki adanya keluarga yang utuh, yang solid, dan bertanggung jawab. Dalam hal ini Abimelekh digerakan TUHAN untuk bisa melihat siapa sebenarnya Ribka dan statusnya. TUHAN tidak menghendaki terjadi kecelakaan fatal yang berbuahkan penghukuman atas negeri itu, dimana TUHAN telah menyatakan akan menjadikan negeri itu sarana untuk mendatangkan berkat bagi Ishak; akibat ketidak bertanggungjawaban Ishak dengan tidak berani mengakui Ribka di depan umum. Mazmur 133 pun mengajarkan bahwa kerukunan membuat TUHAN memerintahkan berkat turun atas mereka yang hidupnya rukun. Bagaimana hubungan anda dengan keluarga anda ?
Kejadian 26 : 12
Kunci yang ke tiga adalah, melakukan tindakan iman dengan bekerja [menabur]. Seringkali kita salah mengerti bahwa menunggu berkat TUHAN itu adalah pasif seperti kita menunggu durian yang jatuh !. Bukan ... bukan seperti itu; kita harus melakukan langkah iman, yaitu dengan bekerja karena kita meyakini bahwa TUHAN berjanji akan menyertai dan memberkati kita. Saya belum pernah menemukan ayat yang menuliskan ada berkat bagi orang yang malas dan menganggur ! Saudara harus bekerja, orang jawa Banyumasan berkata "ngode"; agar pekerjaan anda dapat dijadikan sarana untuk memberkati anda. Lihatlah sekali lagi ayat 12 tersebut, bahwa Ishak mendapatkan hasil seratus kali lipat dari apa yang dia tabur, dan itu bukan karena kekuatannya, hikmatnya, pengalamannya, bukan !...sebab di ayat 12 di tuliskan juga kata yang bersifat causa [memiliki hubungan sebab akibat], yaitu "sebab ia diberkati TUHAN". Jadi kita bisa menarik suatu kesimpulan, bahwasanya semua keberhasilan kita ini adalah atas ijin dari TUHAN semata.
Dan di ayat yang ke 13 kita semua bisa menemukan hasil dari ketiga kunci hidup yang dikerjakan oleh Ishak ditengah masa KRISIS tersebut. Ishak menjadi pribadi yang dalam hidupnya mengalami proses hidup yang meningkat bukanya turun. dalam ayat 13 dicatatkan sebagai berikut :
Dan orang itu menjadi kaya, bahkan kian lama kian kaya, sehingga ia menjadi sangat kaya.
Ishak menjadi orang yang kaya lalu meningkat menjadi kian kaya, dan akhirnya dia terus meingkat menjadi orang yang sangat kaya. Disini ishak menjadi sangat kaya bukan dari kekuatanya sekali lagi saya tekankan, tetapi dari sikap hatinya dihadapan TUHAN. Saya bisa memparafrasekan kehidupan Ishak sebagai berikut, "bahwasanya Ishak adalah orang yang taat kepada TUHAN, mengasihi keluarganya, dan dia bukan orang yang pemalas SEHINGGA TUHAN mengaruniakan kekayaan yang sedemikian rupa agar nama TUHAN di tinggikan". Hemmmm ............ bagai mana dengan anda ?
Wednesday, September 24, 2008
ISACC SECRET part 1
Sebuah Rahasia Untuk Tetap Mengalamai Peningkatan Satandar Kehidupan Kita
KEJADIAN 26 : 1 - 13
Tulisan ini sebenarnya berisikan mengenai perenungan saya dan istri, ketika kami mencari sesuatu kunci untuk menjaga bahkan meningkatkan standar kehidupan kami, ditengah krisis dan kondisi perekonomian yang kian tidak menentu. Dan yang pasti oleh kasih karunia BAPA saja kami di ijinkan untuk mendapatkan TIGA RAHASIA bagaimana kami dapat bertahan ditengah krisis bahkan mampu mengatasinya.
Dalam Kejdian 26 dicatatkan bahwa waktu itu Ishak menghadapi tantang kehidupan yang cukup berat yaitu kelaparan. Sebuah tingkatan krisi yang cukup luar biasa dalam katagori krisis dalam kehidupan manusia. Hal tersebut dikarenakan manusia secara tubuh, hanya bisa mempertahankan kelangsungan kehidupan mereka dengan tetap sehat adalah dengan adanya ketersediaan bahan makanan yang kontinyu [terusmenerus].
Mesir pada waktu itu adalah sebuah kerajaan yang digambarkan pada waktu itu memiliki sumber makanan hal tersbut dikarenakan adalah lembah sungai Nil di sana, yang sangat terkenal subur, dan untuk menuju kesana Ishak harus melewati daerah orang Filistin. Dan sampailah Ishak di GERAR, sebuah kota di sebelah selatan GAZA [Gerar dalam bahasa Inggrisnya adalah lodging place, yang memiliki definisi "rumah kecil untuk sementara"]. Akan tetapi TUHAN memerintahkan Ishak untuk menghentikan perjalanan sampai di Gerar saja, dan TUHAN memerintahkan untuk tidak meneruskan perjalanan ke Mesir. Dalam sejarah dicatatkan bahwa di Mesir adalah sebuah daerah dengan sistem pemerintahan yang sudah teradministrasi dengan baik serta dengan kehidupan keagamaan yang menekankan kepada penyembahan ilah-ilah asing.
Dalam pandangan profetik saya MESIR disini adalah sebuah arus daya tarik magnet yang sangat besar, yang sedang menarik bangak orang kedalamnya. Banyak orang di jamannya Ishak meyakini bahwa pertolongan mereka pada waktu masa krisis ini adalah hanya di Mesir.
Lalu bagaimana dengan sikap Ishak menanggapi perintah TUHAN ?
.......tunggu di ISACC SCRET part 2
KEJADIAN 26 : 1 - 13
Tulisan ini sebenarnya berisikan mengenai perenungan saya dan istri, ketika kami mencari sesuatu kunci untuk menjaga bahkan meningkatkan standar kehidupan kami, ditengah krisis dan kondisi perekonomian yang kian tidak menentu. Dan yang pasti oleh kasih karunia BAPA saja kami di ijinkan untuk mendapatkan TIGA RAHASIA bagaimana kami dapat bertahan ditengah krisis bahkan mampu mengatasinya.
Dalam Kejdian 26 dicatatkan bahwa waktu itu Ishak menghadapi tantang kehidupan yang cukup berat yaitu kelaparan. Sebuah tingkatan krisi yang cukup luar biasa dalam katagori krisis dalam kehidupan manusia. Hal tersebut dikarenakan manusia secara tubuh, hanya bisa mempertahankan kelangsungan kehidupan mereka dengan tetap sehat adalah dengan adanya ketersediaan bahan makanan yang kontinyu [terusmenerus].
Mesir pada waktu itu adalah sebuah kerajaan yang digambarkan pada waktu itu memiliki sumber makanan hal tersbut dikarenakan adalah lembah sungai Nil di sana, yang sangat terkenal subur, dan untuk menuju kesana Ishak harus melewati daerah orang Filistin. Dan sampailah Ishak di GERAR, sebuah kota di sebelah selatan GAZA [Gerar dalam bahasa Inggrisnya adalah lodging place, yang memiliki definisi "rumah kecil untuk sementara"]. Akan tetapi TUHAN memerintahkan Ishak untuk menghentikan perjalanan sampai di Gerar saja, dan TUHAN memerintahkan untuk tidak meneruskan perjalanan ke Mesir. Dalam sejarah dicatatkan bahwa di Mesir adalah sebuah daerah dengan sistem pemerintahan yang sudah teradministrasi dengan baik serta dengan kehidupan keagamaan yang menekankan kepada penyembahan ilah-ilah asing.
Dalam pandangan profetik saya MESIR disini adalah sebuah arus daya tarik magnet yang sangat besar, yang sedang menarik bangak orang kedalamnya. Banyak orang di jamannya Ishak meyakini bahwa pertolongan mereka pada waktu masa krisis ini adalah hanya di Mesir.
Lalu bagaimana dengan sikap Ishak menanggapi perintah TUHAN ?
.......tunggu di ISACC SCRET part 2
Monday, September 15, 2008
PAK SATPOL PP SWEEPING AJALAH MEREKA, KARENA MEREKA HARUS SEKOLAH !!!
Menjelang lebaran ini saya melihat banyak pengemis mulai dikoordinasi, dan disebar keberbagai penjuru kota purwokerto. Yang sangat menyedihkan saya melihat anak-anak usia sekolah juga dikerahkan. Bahkan tadi pagi saya memergoki dua mobil yang sedang "DROPING" para pengemis di sekitar perumahan tempat ku.
Jika anak-anak tadi dari sekitaran purwokerto saja seh AGAK masih bisa dimaklumi alias AGAK tidak masalah, mungkin pagi bisa sekolah, atau siangnya, lha kalau yang dari luar kota itu lho........ masakan mereka tidak sekolah, kasihan hanya untuk memenuhi keinginan yang berhubungan dengan uang, banyak anak-anak yang dipaksa untuk bekerja. Jika itu pekerjaan yang lain eperti bantu jualan atau yang baik lainnya mungin tidak terlalu masalah, tetapi ini disuruh mengemis, mereka haru berjuang melawan panas terik, CO 2 dari mobil dan motor, dll, wah pokoknya mereka ter-eksploitasi secara tidak manusiawi.
Pak..... bu ... yang punya anak-anak untuk disewakan atau mungkin diajak mengemis, tolonglah.....kasihan anak-anak kalian. Jangan gunakan alasan kesulitan ekonomi anda, untuk menghalalkan eksploitasi yang semena-mena terhadap anak-anak anda.
Makanya kenapa saya setuju adanya sweeping para pengemis, terutama mereka yang membawa anak-anak !.
Friday, September 5, 2008
KAYA DUIT TIDAK SAMA DENGAN SUKSES LHO !!!

II TAWARIKH 26 : 5
He sought God in the days of Zechariah, who had understanding in the visions of God; and as long as he sought the LORD, God made him prosper
Pesaingan untuk mencapai kesuksesan sangatlah ketat di zaman ini. Banyak pakar mulai merumuskan banyak hal agar kita segera dapat menuju pintu kesuksesan, ada yang menampaikan bahwa kita butuh meningkatkan ESQ, EQ, IQ, EQUITY [modal], bermimpi, bahkan ada yang lebih ektreem lagi, dimana di zaman yang serba digital ini, masih banyak orang yang mencari sukses, dengan berkunjung ke kuburan-kuburan, ke tempat-tempat keramat, dll.
Saya beberapa hari lalu melayani seorang bapak yang sudah 25 tahun menjadi orang Kristen, saat ini dia mengalami sakit yang berat, dia mengalami gangguan ginjal. hidupnya mengalami kesusahan, penyakitnya ikut mengerogoti keuangan mereka juga. Dia bersaksi kepada saya bagaimana kehidupan mereka yang serba pas-pasan, dia sangat kecewa dengan TUHAN akan kondisi ini. TETAPI aneh ketika saya digerakan untuk datang melayani bapak itu dirumahnya yang berjarak cukup jauh dari rumah saya mendapat impresi dari ROH KUDUS bahwa saya harus menyampaikan teguran yang sangat keras mengenai BAGAIMANA KITA "kaum percaya"HARUS HIDUP.
Untuk menggapai sukses bapak ini telah menempuh banyak cara, baik yang bekerja keras, maupun ke suhu-suhu, dukun-dukun, bertapa, beli penglarisan, dll. Akan tetapi yang terjadi malah sebaliknya, dia mengalami kegagalan, hidupnya penuh penderitaan, dan PERLU DICATAT, ada beberapa kegiatan yang menyakiti hati TUHAN tersebut dilakukan setelah bapak inijadi orang KRISTEN !!!.
Banyak nasehat, banyak ide, banyak strategi yang telah bapak ini dengar dan praktekan tetapi bukan sukses yang didapat melinkan kekalahan demi kekalahan. Pepatah mengatakan "banyak jalan menuju Roma"; jika boleh saya modifikasi sedikit alias saya parafrasekan sedikit maka saya mempunyai pepatah yang baru, yaitu "ada banyak pintu menuju kepada kehidupan yang penuh dengan kesuksesan, tetapi kuncinya hanya ada satu; TUHAN"
Perlu menjadi catatan kita semua, menjadi KAYA itu BELUM TENTU orang sukses !, karena Kesuksesan selalu diukur dari keberhasilan pada aspek-aspek kehidupan manusia, yaitu
Keberhasilan dalam kehidupan Kerohanian
Orang Sukses adalah orang yang mau mengembangkan dan berhasl dalam membangun hubungannya dengan TUHAN sebagai kunci utama kesuksesan.
Keberhasilan dalam kehidupan jiwani
Orang Sukses adalah orang yang Memperoleh hikmat ilahi / TUHAN, dimana kedamaian, dan kesehatan jiwaninya terjamin.
Keberhasilan dalam kehidupan Jasmani
Orang Sikses adalah orang yang berhasil mengembangkan kehidupan jasmani yang sehat.
Keberhasilan dalam membangun kehidupan yang menghargai sesama
Orang Sukses adalah orang yang sanggup memelihara hubungan dengan sesamanya, baik keluarga, kolega, tetangga, dll.
Keberhasilan dalam membangaun Ekonomi
Orang Sukses adalah orang yang sanggup menage setiap sumber daya dan talenta yang TUHAN telah percayakan kepada dirinya.
JADI KEKAYAAN SECARA KEUANGAN TIDAK IDENTIK DENGAN KESUKSESAN !!!
Thursday, September 4, 2008
HOI ....... SADAR ... Lo UMUR berapa ?
Saya merenungkan gambar di foto tersebut, bagai mana mereka tidak pusing dengan bagai mana cara orang tua mereka membeli baju tersebut, mereka tidak kawatir kalau nanti bajunya kotor dan rusak sehingga mereka akan dilarang pakai baju bagus lagi.
Mereka menikmati moment tersebut, mereka mensyukuri moment tersebut, hal itu tersirat dengan tawa mereka, sekalipun mereka harus jatuh bangun menyusuri jalan sempit yang membatasi antar sawah yang satu dengan yang lain. Hem..............sungguh mereka MENIKMATI HIDUP mereka. Apa lagi ketika mereka melihat ekspresi kami yang memotivasi mereka ketika mereka berjuang untuk bangkit dari terjerembab di dalam lumpur. Buat saya waktu itu adalah pemandangan yang sangat menyenangkan hati, sekalipun agak sedikit sewot waktu mendapati kenyataan bahwa baju pesta mereka kotornya bukan main.....hehehehe dasar anak-anak.
Mungkin saudara-saudara yang membaca artikel ini heran dan nyletuk.."o..alah wong baju mahal-mahal kok dibiarin kotor kayak gitu...?!?" dan jawaban saya cuman ini..."maklumlah ..mereka masih anak-anak" [sekalipun dalam hati sewot,..tetapi saya harus melatih diri saya untuk tidak membatasi kreatifitas dan ekspresi kekanak-kanakan mereka]
TETAPI jika anda adalah seorang yang berusia ABG dan DEWASA melakuan seperti apa yang dilakukan anak-anak dan keponakan saya tadi,...maka saya mungkin hanya bisa nyletuk "wah ....ini gila namanya hehehhehe"
Ilustrasi di atas mungkin dapat kita jadikan pelajaran berharga bagi kehidupan kerohanian kita juga. Bayangkan jika anda seorang yang memilki usia rohani sudah seharusnya dewasa tetapi punya sikap seperti anak-anak...maka anda tidak akan pernah menjadi MAXIMAL didalam kehidupan anda.
IBRANI 5 : 11 - 14
| 5:11 | Tentang hal itu banyak yang harus kami katakan, tetapi yang sukar untuk dijelaskan, karena kamu telah lamban dalam hal mendengarkan. |
| 5:12 | Sebab sekalipun kamu, ditinjau dari sudut waktu, sudah seharusnya menjadi pengajar, kamu masih perlu lagi diajarkan asas-asas pokok dari penyataan Allah, dan kamu masih memerlukan susu, bukan makanan keras. |
| 5:13 | Sebab barangsiapa masih memerlukan susu ia tidak memahami ajaran tentang kebenaran, sebab ia adalah anak kecil. |
| 5:14 | Tetapi makanan keras adalah untuk orang-orang dewasa, yang karena mempunyai pancaindera yang terlatih untuk membedakan yang baik dari pada yang jahat. |
Tuesday, August 26, 2008
SEPAKAT - SEVISI - SETUJUAN- SE ...
AMOS 3 : 3
Berjalankah dua orang bersama-sama, jika mereka belum berjanji? [terjemahan baru - LAI]
Can two walk together, except they are agreed? [versi revisi Webster]
Beberapa waktu lalu kita memperingati hari Kemerdekaan Republik Indonesia, yang kita cintai ini. 17 Agustus 1945 merupakan hari dimana bangsa kita memproklamirkan diri bahwa bangsa Indonesia adalah sebuah bangsa yang MERDEKA, dengan kata lain bangsa Indonesia adalah bangsa yang memilki kedudukan yang sama dengan bangsa-bangsa lain dan bangsa lain tidak berhak meletakkan kaki mereka di atas tengkuk kita.
Akan tetapi kita harus melihat jauh kebelakang sebelum peristiwa 17 Agustus 1945 tercetus. Bangsa kita adalah sebuah bangsa yang terpecah belah, politik "devide at impera" buatan penjajah Belanda sangat jitu mematahkan setiap perlawanan yang bertujuan untuk merdeka. Mulai dari Sultan Agung, Pangeran Dipo Negoro, Kapitan Patimura, Sisinga Mangaraja, Tuanku Imam Bonjol, Teuku Umar, dan sebut kan saja pahlawan nasional yang masih banyak lagi. Mereka tidak mampu meruntuhkan dan mematahkan rantai pengikat yang di ikatkan oleh penjajah Belanda di bangsa kita ini.
Sepertinya perjuangan - perjuangan tersebut patah ditengah jalan, dan sering kali patahnya perjuangan para pahlawan kita tersebut dikarenakan pengkianatan beberapa golongan yang juga dari bangsa kita sendiri. TETAPI semua itu segera berakhir ketika 28 Oktober 1928 para pemuda Indonesia mengadakan konggress pemuda ke 2 di Jakarta. Sebuah tindakan REVOLUSIONER !!!, berbagai golongan pemuda Indonesia bersepakat, bermufakat dan bersumpah untuk menyatukan visi mereka sebuah visi untuk menjadi satu bangsa yang setiap suku dan keperbedaannya tidak dijadikan alsan sebagai pemecah melainkan sebagai pemerkaya sebuah bangsa, yaitu bangsa INDONESIA. Ditandai dengan tiga butir sumpah ini :
- PERTAMA. Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mengakoe Bertoempah Darah Jang Satoe, Tanah Indonesia.
- KEDOEA. Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mengakoe Berbangsa Jang Satoe, Bangsa Indonesia.
- KETIGA. Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mendjoendjoeng Bahasa Persatoean, Bahasa Indonesia.
Sebuah pelajaran yang berharga bagi kita generasi di Millenium ini. TANPA KESATUAN VISI kita tidak akan dapat bergerak menuju kepada cita-cita kita, baik itu untuk lingkup MIKRO [suami-istri, organisasi,dll] maupun MAKRO [bangsa dan negara ini. Dan semangat kesatuan dan persatuan ini perlu juga kita hembuskan dan kobarkan kembali, agar bangsa kita bisa di pulihkan dari kebangkrutan dan penurunan kualitas pola hidup dari bangsa ini. Lihatlah 2007 yang lalu survei sebuah LSM telah membuktikan bahwa bangsa ini telah membunuh 3 juta bayi dalam 1 tahunnya [ini mungkin baru puncak gunung es-nya]. Korupsi, Penyalahgunaan wewenang, Para pemimpin melanggar sumpahnya, dll.
Saya BERMIMPI, saya memiliki sebuah VISI. Rumah yang bernama Indonesia, dimana ada kasih, ketulusan, dan semangat untuk membangun kearah kemakmuran bersama. AMIN.
Setiap manusia memiliki hak asasi untuk memiliki sebuah mimpi
TETAPI
Hanya manusia dengan hikmat, hati yang tulus dan penuh keberanian saja yang berhak mewujudkan mimpi-mimpinya.
TETAPI
Hanya manusia dengan hikmat, hati yang tulus dan penuh keberanian saja yang berhak mewujudkan mimpi-mimpinya.
by Sonny C Sitanggang 1 02 2008

Subscribe to:
Posts (Atom)